Haji mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah SWT dan menjadi perjalanan spiritual yang membawa perubahan positif bagi diri seorang muslim dan lingkungan sekitarnya.
Ciri-ciri haji mabrur, antara lain:
Santun dalam bertutur kata
Menebarkan kedamaian
Memiliki kepedulian sosial, seperti mengenyangkan orang lapar
Peningkatan ketaatan dalam ibadah
Perubahan akhlak
Kepekaan sosial
Menjaga silaturahmi
Keikhlasan dalam beramal
Menjauhi perbuatan maksiat
Haji mabrur tidak ditentukan berdasarkan perasaan, melainkan berdasarkan sumber ajaran Islam, yaitu Al-Qur'an dan Sunnah
arti Masjidil Haram?
Ilustrasi Arti Masjidil Haram
27 Oktober 2016
Daftar Isi
Arti Masjidil Haram
Haram Dimasuki Orang Kafir
Batas Tanah Haram
Ketentuan Terkait Wilayah Al-Haram
Mengapa dinamakan masjidil haram? Apa arti masjidil haram? Baca selengkapnya pada artikel berikut!
Masjidil Haram adalah masjid terbesar di dunia yang terletak di kota Makkah, masjid ini merupakan tujuan utama kaum Muslimin dalam ibadah haji. Dibangun mengelilingi Ka’bah, yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah Shalat.
Hingga tahun ini, perluasan Masjidil Haram terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para jamaah haji dari berbagai belahan dunia yang semakin meningkat.
Perluasan Masjidil Haram dimulai sejak masa khalifah Umar bin Khattab yaitu pada tahun 638. Rumah-rumah yang berada disekeliling masjid dibeli dan kemudian diruntuhkan untuk perluasan masjid. Perluasan ini dilanjutkan lagi sekitar tahun 647 M yaitu masa khalifah Usman bin Affan.
Setelah perluasan, Masjidil Haram memiliki luas 356.800 m2 dan dapat menampung sekitar 820.000 jamaah.
Apa sih keutamaan salat di masjidil haram?. Menurut hadits shahih, salat satu kali di Masjidil Haram sama dengan salat 100.000 kali di masjid-masjid lainnya. Pengecualian untuk Masjid Nabawi (salat satu kali sama dengan salat 1000 kali di masjid-masjid lainnya) dan Masjid Nabawi (salat satu kali sama dengan salat 250 kali di masjid-masjid lainnya).
Arti Masjidil Haram
Nah, pembaca yang budiman, berkaitan dengan Masjidil Haram, tahukah Anda mengapa masjid ini dinamakan Masjidil Haram?
Masjidil Haram artinya masjid yang memiliki tanah haram. Kenapa dinamakan tanah haram, para ulama mengatakan karena di dalam tanah itu berlaku berbagai ketentuan yang mengharamkan kita melakukan berbagai hal, seperti berburu, mengangkat senjata, mematahkan tumbuhan dan seterusnya, termasuk juga haram untuk dimasuki oleh kafir.
Berikut penjabaran di antara alasan disebut tanah haram:
Haram Dimasuki Orang Kafir
Dasar larangan bagi orang non muslim untuk memasuki wilayah al-haram di Makkah Al-Mukarramah adalah sebuah firman Allah ‘Azza Wajalla di dalam surat At-Taubah.
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil haram sesudah tahun ini,” (QS. At-Taubah: 28)
Batas Tanah Haram
Sedangkan batas tanah haram yang berlaku semua ketentuan tentang tanah haram itu adalah batas miqat makani sebagaimana yang berlaku buat jamaah haji. Maka para batas-batas miqat itulah seorang non muslim sudah tidak boleh lagi masuk ke dalamnya.
Di sebelah timur ada Dzatu ‘Irqin, yaitu batas orang yang masuk dari arah negeri Iraq. Bergeser ke Selatan masih di timur ada Qarnul Manazil. Paling selatan, yaitu dari arah negeri Yaman, ada Yalamlam. Sedangkan dari arah utara, beberapa kilometer dari Kota Madinah, ada Bi’ru Ali, atau disebut juga dengan Dzil Hilaifah. Di sebelah Barat ada Juhfah atau disebut juga Rabigh. Maka kota Makkah seluruhnya tentu saja termasuk wilayah tanah haram. Artinya, orang kafir tidak boleh masuk wilayah ini.